Persaudaraan Setia Hati Terate  Siapkan 12 Calon Atlet  Jawa Timur, Fokus Persiapan Jangka Panjang PON 2028

SH Terate menyiapkan 12 calon atlet unggulan dari 11 cabang di Jawa Timur, termasuk DKP, melalui pemusatan latihan jangka panjang di Madiun sebagai persiapan menuju Prapon dan PON 2028.

Aug 9, 2026 - 14:50
 0
Persaudaraan Setia Hati Terate  Siapkan 12 Calon Atlet  Jawa Timur, Fokus Persiapan Jangka Panjang PON 2028

MADIUN — Langkah nyata persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mulai dijalankan. Ketua Bidang Teknik Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kangmas Brigjend TNI (Purn) Widjang Pranjoto mengumpulkan atlet berpotensi dari segenap wilayah Jawa Timur di Padepokan Madiun, Minggu (9/8).

“Sebagai pusat pemusatan latihan jangka panjang, hingga tahap awal, sudah terpilih 12 calon atlet unggulan yang berasal dari 11 cabang, termasuk DKP.” Tutur Kangmas Widjang

Menurut kangmas Widjang Madiun dijadikan basis pengumpulan, namun para peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Data mereka telah tercatat dan terbukti berprestasi di berbagai kejuaraan sebelumnya.

LATIHAN BERULANG KUNCI UTAMA PENINGKATAN

Pendekatan utama yang diusung sangat sederhana namun tekun: latihan, latihan, dan latihan. Pengulangan serta intensitas tinggi menjadi "obat utama" untuk mengasah kemampuan.

“Fokus pengembangan diarahkan pada tiga hal sekaligus yakni memperbanyak pengalaman bertanding, menyempurnakan penguasaan teknik, serta membangun kondisi fisik yang prima agar mampu bertanding penuh tiga ronde dari awal hingga akhir tanpa penurunan performa.” Imbuhnya.

Konsistensi dijadikan pegangan utama sehingga prestasi dan kemenangan adalah  efek yang pasti muncul jika latihan dijalani dengan sungguh-sungguh.

Pemusatan latihan dijadwalkan setiap Jumat hingga Minggu. Tujuannya agar para atlet yang masih menempuh pendidikan di sekolah maupun perguruan tinggi tetap bisa mengikuti kegiatan tanpa mengganggu jam belajar.

Selain itu, jadwal berkala ini memudahkan pelatih memantau perkembangan setiap peserta secara terukur.

Hasil di Gelanggang Jadi Ukuran Nyata

Keunggulan tidak dinilai dari sekadar klaim, melainkan dibuktikan langsung di gelanggang. Skor dan kemenangan dalam pertandingan menjadi indikator utama.

Atlet yang hanya mengandalkan kemenangan kilat tanpa menunjukkan kematangan teknik dan ketahanan tidak akan diandalkan.

“Pemusatan ini juga memudahkan penilaian kapasitas teknik serta kondisi fisik setiap atlet secara berkala dan objektif.” Jelas Widjang.

Lewati Prapon, Bidik PON

Tahapan seleksi akan berjalan berurutan: dari Prapon menuju PON. Pengurus provinsi terus memantau dan mendorong agar hasil seleksi tidak mengecewakan.

Harapannya, atlet yang kini dipersiapkan dapat tampil membela Jawa Timur di ajang PON 2028. Bagi yang berprestasi, pintu menuju pembinaan atlet nasional pun terbuka lebar  sebagai langkah membawa kebanggaan bagi keluarga, daerah asal, dan organisasi.

“Selain mencetak prestasi, kegiatan ini juga mempererat persaudaraan antar atlet dan pelatih dari berbagai cabang.” Pungkas Kangmas Widjang.

Bagi jajaran pengurus dan departemen pencapaian prestasi, pemusatan ini menjadi ladang belajar berharga dalam mengelola kegiatan pemusatan latihan secara berkelanjutan. Semua pihak diharapkan tumbuh dan berkembang bersama, demi keberhasilan yang lebih besar di masa depan

What's Your Reaction?

Like Like 3
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 1