Pimpin Rakornas, Ketua Umum Drs. H. R. Moerdjoko H.W. Tegaskan Komunikasi Pusat-Cabang Kunci Kekuatan SH Terate
Ketua Umum SH Terate Drs. H. R. Moerdjoko H.W. memimpin Rakornas di Padepokan Pusat Madiun, membahas evaluasi organisasi, pengesahan lebih dari 61.000 warga baru, serta penguatan komunikasi pusat dan cabang.
MADIUN — Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) menggelar Rapat Koordinasi Nasional di Padepokan Pusat Madiun, jalan merak Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Minggu (9/8/ 2026).
Rapat koordinasi pusat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Drs. H. R. Moerdjoko H.W. Ketua Dewan Pusat H.Issoebijantoro, S.H. dan dihadiri bersama para ketua cabang dari seluruh Indonesia.
“Rapat ini dihadiri oleh seluruh ketua cabang SH Terate se-Indonesia baik secara langsung dan juga dilakukan secara daring atau via zoom bagi yang domisilinya jauh.” Ujar Ketua umum Persaudaraan Setia Hati Terate
Menurut Kangmas Moerdjoko Rapat koordinasi pusat ini berfokus pada penyelesaian persoalan organisasi serta pemantapan langkah ke depan yang akan disusun dalam AD/ ART Organisasi.
Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pusat, H. issoebijantoro, S.H. menyampaikan bahwa seluruh hasil keputusan rapat ini menjadi landasan utama yang wajib dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), agar dapat dipahami dan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh cabang di tanah air.
Hasil Rapat Evaluasi Dewan Pusat
Dalam rapat evaluasi yang dilakukan, terungkap bahwa agenda pengesahan anggota dan warga baru di seluruh cabang, baik di Indonesia maupun luar negeri, berjalan lancar, tertib, dan sukses.
Sebanyak 376 cabang telah melaksanakan proses pengesahan dengan jumlah lebih dari 61.000 warga baru yang telah disahkan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh cabang yang telah melaksanakan pengesahan. Terima kasih juga kepada para ketua cabang yang telah mengabdikan diri, menyumbangkan waktu, tenaga, dan pikiran. Semoga semua yang dilakukan menjadi pahala," Terang Kangmas Issoebijantoro.
Meski berjalan baik, masih ditemukan kendala yang disebabkan kurangnya komunikasi antara cabang dengan pusat saat pelaksanaan pengesahan.
Miss komunikasi ini terjadi saat pengaturan jadwal pengesahan yang harus dilakukan oleh Dewan Pengesahan se-Indonesia yang jumlahnya hanya sekitar 1200 orang.
“Maka dari itu,evaluasi ini perlu dilakukan agar kedepannya Miss komunikasi tidak terjadi, dan Dewan Pengesahan bisa bekerja sesuai dengan jadwal yang telah diatur.” Pungkasnya.
Diharapkan komunikasi yang intens antara dewan pusat dengan cabang di daerah bisa lebih ditingkatkan lagi agar Persaudaraan Setia Hati Terate semakin jaya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0