Sambut Ramadan, SH Terate Rayon Nglambangan Gelar Ziarah ke Makam Tokoh Leluhur di Kediri dan Nganjuk
SH Terate Rayon Nglambangan ziarah jelang Ramadan 2026 ke makam tokoh leluhur di Kediri dan Nganjuk, memperkuat iman dan persaudaraan.
KEDIRI – Menyambut Bulan Suci Ramadan, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Nglambangan, Ranting Wungu, Daerah Khusus Pusat Madiun, menggelar kegiatan ziarah ke sejumlah makam tokoh leluhur dan petilasan di wilayah Kabupaten Kediri hingga Nganjuk, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti rombongan perwakilan pengurus, pelatih, humas, serta siswa sabuk putih. Ziarah ini menjadi bagian dari tradisi spiritual sekaligus penguatan nilai persaudaraan menjelang Ramadan.
Ziarah ke Makam Syekh Abdullah Mursyad di Grogol Kediri
Rombongan memulai perjalanan dengan berziarah ke Makam Syekh Abdullah Mursyad di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Tokoh sufi tersebut dikenal luas di tanah Jawa. Dalam sejumlah riwayat, Syekh Abdullah Mursyad disebut memiliki garis keturunan dari Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak.
Ada pula versi lain yang menyebut beliau masih memiliki darah Sunan Giri, putra Maulana Ishaq, salah satu Wali Songo yang berperan besar dalam penyebaran Islam di Nusantara.
Di area makam, suasana hening menyelimuti rombongan. Doa dipanjatkan dengan khusyuk sebagai bentuk penghormatan dan upaya meneladani nilai luhur para pendahulu.
Kirim Doa untuk Almarhum Ringga Widi Tarisa di Pranggang
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke makam Ringga Widi Tarisa di Makam Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Ringga Widi Tarisa merupakan salah satu siswa dari Jambon yang wafat karena sakit.
Di lokasi tersebut, rombongan mengirimkan doa sebagai wujud persaudaraan yang tetap terjaga meski yang bersangkutan telah berpulang.
Singgah ke Petilasan Sri Aji Joyoboyo di Desa Menang Pagu
Rangkaian ziarah berlanjut ke Petilasan Sri Aji Joyoboyo di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.
Lokasi ini diyakini sebagai tempat moksa Raja Joyoboyo, tokoh besar dalam sejarah Kediri. Di titik ini, nuansa spiritual semakin terasa kuat.
Semilir angin sore berpadu dengan lantunan doa, menghadirkan suasana tenang dan sarat makna bagi seluruh peserta.
Ditutup di Makam Eyang Jimat Sosrokusumo di Berbek Nganjuk
Kegiatan ziarah ditutup di Makam Eyang Jimat Raden Tumenggung Sosrokusumo yang berada di kompleks Masjid Al-Mubarok, Desa Kacangan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk.
Sosrokusumo dikenal sebagai Bupati Bebek pertama, sosok yang disebut bijak dan berpengaruh pada masanya.
Di lokasi terakhir, rombongan kembali memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur bangsa.
Bagi SH Terate Rayon Nglambangan, kegiatan ini bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan sarana untuk memperkuat ikatan persaudaraan, meneguhkan keimanan, serta mengenang jejak perjuangan para pendahulu yang menanamkan nilai luhur bagi generasi penerus.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0