SH Terate Ranting Guluk-Guluk Gelar  Upacara 17 Agustus, Wujud Cinta Tanah Air dan Penghormatan untuk Dua Tokoh Legendaris

SH Terate Ranting Guluk-Guluk gelar upacara HUT RI ke-81, wujud cinta tanah air dan penghormatan kepada Hardjo Oetomo serta KH Abdullah Sajjad.

Aug 17, 2026 - 18:02
 0
SH Terate Ranting Guluk-Guluk Gelar  Upacara 17 Agustus, Wujud Cinta Tanah Air dan Penghormatan untuk Dua Tokoh Legendaris
SH Terate Ranting Guluk-Guluk Gelar  Upacara 17 Agustus, Wujud Cinta Tanah Air dan Penghormatan untuk Dua Tokoh Legendaris

Guluk-Guluk, – Semangat mengenang jasa pahlawan dan cinta tanah air ditunjukkan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Guluk-Guluk, Kabupaten  Sumenep dengan menggelar Upacara 17 Agustus di Lapangan setempat, Senin (17/8/2026). 

Bersama ratusan peserta dari berbagai instansi, sekolah, dan elemen masyarakat setempat, pelaksanaam Upacara HUT kemerdekaan RI ke -81 yang dimulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB berjalan lancar dan penuh hidmat. 

Ketua SH Terate Ranting Guluk-Guluk, Ach Baidawi, menyampaikan bahwa keikutsertaan SH Terate dalam upacara HUT RI ini sudah menjadi tradisi tahunan yang dijaga terus-menerus.

“Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu ikut serta upacara HUT RI.” Tegas Ach Baidawi.

Bagi warga SH Terate di Kecamatan Guluk-guluk, momen pengibaran bendera Merah Putih bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah wadah untuk menyalurkan rasa hormat dan bakti kepada pendiri sekaligus pejuang kemerdekaan almarhum Kang Mas Hardjo Oetomo, serta ulama dan putra daerah kebanggaan Guluk-Guluk, almarhum K.H. Abdullah Sajjad.
 
"Kami hadir setiap tahun di sini untuk mengenang seluruh pahlawan yang telah gugur, terutama dua sosok besar yang kami banggakan: Kang Mas Hardjo Oetomo, pendiri SH Terate sekaligus perintis kemerdekaan, dan K.H. Abdullah Sajjad, pejuang sekaligus ulama asal Guluk-Guluk," Imbuhnya.
 
Kang Mas Hardjo Oetomo dikenang sebagai peletak dasar nilai persaudaraan, budi pekerti mulia, dan semangat cinta tanah air yang menjadi pedoman seluruh anggota SH Terate hingga kini. 

Sementara itu, nama K.H. Abdullah Sajjad melekat kuat di hati warga Guluk-Guluk sebagai tokoh yang berjuang mempertahankan kemerdekaan serta mengabdi sepenuhnya untuk agama dan masyarakat.
 
Melalui kehadiran mereka di barisan upacara, SH Terate Ranting Guluk-Guluk ingin menegaskan: mengenang pahlawan tidak cukup hanya dengan menyebut nama, melainkan mengamalkan nilai-nilai luhur yang mereka wariskan.
 
Upacara peringatan kemerdekaan ini ditutup dengan penampilan Tari Manuk Dadali dari siswi Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Guluk-Guluk, yang makin memperkuat pesan persatuan dan kebanggaan menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 1
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0