Sejarah Baru di Hong Kong, PSHT Ranting NT Yuen Long Gelar E-UKT Perdana

PSHT Ranting NT Yuen Long, Hong Kong gelar E-UKT perdana. Digitalisasi ujian jadi langkah baru pengembangan organisasi di luar negeri.

Apr 28, 2026 - 06:53
 0
Sejarah Baru di Hong Kong, PSHT Ranting NT Yuen Long Gelar E-UKT Perdana
PSHT Ranting NT Yuen Long, Hong Kong gelar E-UKT perdana

HONG KONG - Langkah baru ditorehkan PSHT di kancah internasional. 

Ranting New Territories (NT) Yuen Long, Cabang Khusus Hong Kong, sukses menggelar Ujian Kenaikan Tingkat berbasis digital atau E-UKT untuk pertama kalinya, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan organisasi di luar negeri, sekaligus menandai adaptasi terhadap era digital tanpa meninggalkan nilai tradisi.

Digelar di Base Camp Yuen Long

Pelaksanaan E-UKT dipusatkan di Kam Sheung Road, tepatnya di kawasan Tegal Tundo Farm yang menjadi base camp utama PSHT Ranting NT Yuen Long.

Sebanyak 17 siswa sabuk polos mengikuti ujian untuk naik ke tingkat sabuk jambon.

Kegiatan ini dipimpin Ketua Panitia Edi Purwanto dengan dukungan registrasi oleh Moch Fatchurrozy.

Digitalisasi Tanpa Hilangkan Sakralitas

Penerapan sistem E-UKT menjadi inovasi utama dalam kegiatan ini.

Seluruh proses penilaian dan administrasi dilakukan secara digital untuk meningkatkan transparansi dan akurasi data.

“Pelaksanaan E-UKT perdana di Hong Kong ini adalah bukti bahwa PSHT Ranting NT Yuen Long tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Edi Purwanto.

Ia menegaskan digitalisasi justru memperkuat sistem tanpa mengurangi kesakralan ujian.

Uji Fisik, Teknik, dan Mental

Ujian dimulai pukul 11.00 waktu setempat dan berlangsung dengan khidmat. Para peserta diuji secara menyeluruh, meliputi:

• Senam dasar
• Jurus
• Teknik beladiri praktis
• Ketahanan fisik

Selain itu, aspek pemahaman nilai kerohanian dan ajaran Setia Hati juga menjadi bagian penting dalam penilaian.

Tim pelatih menegaskan bahwa UKT bukan sekadar formalitas kenaikan tingkat.

“Fokus utama kami adalah pembentukan karakter di negeri rantau. Tantangannya berat, sehingga kedisiplinan dan rasa persaudaraan harus diperkuat,” ujar Edi Purwanto.

Makna Filosofis Sabuk Jambon

Perpindahan dari sabuk polos ke sabuk jambon tidak hanya simbol teknis, tetapi juga memiliki makna filosofis mendalam.

Sabuk polos melambangkan kondisi awal yang masih “gelap”, sedangkan sabuk jambon menjadi tanda mulai terbukanya pemahaman terhadap ajaran.

“Naik ke sabuk Jambon berarti fajar mulai menyingsing. Para siswa diharapkan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga mulai berkembang dalam budi pekerti,” tambahnya.

Langkah Adaptif di Negeri Rantau

Penyelenggaraan E-UKT ini menjadi bukti bahwa PSHT di luar negeri mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai dasar organisasi.

Digitalisasi ini juga diharapkan menjadi standar baru dalam pengelolaan kegiatan organisasi di Cabang Khusus Hong Kong. (Humas PSHT Ranting NT Yuen Long/Afat/Departemen Humas SH Terate Pusat Madiun)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0