Pendadaran PSHT Sumenep Pusat Madiun 2026, Calon Warga Ditempa Fisik dan Mental

Pendadaran PSHT Sumenep Pusat Madiun 2026 digelar di Padepokan Parsanga. Calon warga ditempa fisik, mental, dan spiritual sebelum pengesahan.

Jun 8, 2026 - 08:25
 0
Pendadaran PSHT Sumenep Pusat Madiun 2026, Calon Warga Ditempa Fisik dan Mental
Calon warga ditempa fisik, mental, dan spiritual sebelum pengesahan.

SUMENEP – Tahapan penting menuju pengesahan warga baru kembali dijalani Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sumenep Pusat Madiun. 
Ratusan calon warga mengikuti kegiatan pendadaran yang digelar di kawasan Padepokan PSHT Cabang Sumenep, Desa Parsanga, Minggu (7/6/2026).

Pendadaran menjadi proses wajib yang harus dilalui setiap calon warga sebelum memperoleh pengesahan. 

Dalam tahapan ini, peserta tidak hanya diuji kemampuan fisiknya, tetapi juga ditempa dari sisi mental, spiritual, serta pemahaman terhadap nilai-nilai persaudaraan yang menjadi ruh ajaran Setia Hati Terate.

Tahapan Penting Sebelum Pengesahan Warga Baru

Ketua PSHT Cabang Sumenep, Abd. Razak, menjelaskan bahwa pendadaran merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter calon warga.

Menurutnya, seluruh peserta harus mampu menunjukkan kesiapan secara menyeluruh, baik fisik maupun batin, sebelum memperoleh status warga penuh dalam organisasi.

"Pendadaran ini merupakan bagian dari proses ujian kemampuan fisik, spiritual, dan mental bagi peserta calon warga. Melalui tahapan ini, mereka diharapkan mampu memahami makna persaudaraan serta nilai-nilai budi luhur yang menjadi tujuan utama ajaran Setia Hati Terate," ujarnya.

Abd. Razak menegaskan, pembinaan yang diberikan selama pendadaran bertujuan membentuk pribadi yang mampu memuliakan diri, menghormati sesama, serta mengamalkan ajaran organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Gemblengan Fisik, Mental, dan Spiritual

Ketua Panitia Pendadaran, Moh. Hosni, menyebut seluruh rangkaian kegiatan telah disusun untuk mengukur tingkat kesiapan calon warga secara menyeluruh.

Selain kemampuan teknik dan ketahanan fisik, peserta juga diberikan penguatan mental dan spiritual sebagai bekal menjalani kehidupan setelah menjadi warga PSHT.

"Sebelum menjadi warga penuh, calon warga terlebih dahulu digembleng, baik dari segi fisik, mental, maupun spiritual. Tujuannya agar peserta benar-benar matang dan siap mengamalkan ajaran PSHT dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Menanamkan Nilai Persaudaraan dan Budi Luhur

Pendadaran tidak hanya menjadi sarana evaluasi kemampuan calon warga, tetapi juga momentum untuk memperkuat pemahaman terhadap filosofi Setia Hati Terate.

Melalui proses tersebut, peserta diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, menjunjung tinggi persaudaraan, serta mampu menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat.

Nilai-nilai budi luhur, persatuan, dan pengendalian diri menjadi bagian yang terus ditanamkan selama proses pendadaran berlangsung. 

Bekal itulah yang nantinya menjadi fondasi utama bagi calon warga saat resmi bergabung sebagai bagian dari keluarga besar PSHT.

What's Your Reaction?

Like Like 1
Dislike Dislike 0
Love Love 1
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 1