Gelar Silaturahmi Besar, SH Terate Jatim Konsolidasi Bareng IPSI dan Perguruan Pencak Silat
Silaturahmi SH Terate Jatim di Surabaya perkuat persaudaraan perguruan silat. IPSI Jatim dorong soliditas dan prestasi pencak silat.
SURABAYA - Pertemuan lintas perguruan pencak silat digelar di Surabaya pada 20 April 2026.
Agenda ini menjadi momentum memperkuat hubungan antarpesilat sekaligus menjaga stabilitas organisasi di Jawa Timur.
Kegiatan yang diinisiasi SH Terate melalui Perwakilan Pusat (Perwapus) Jawa Timur tersebut berlangsung di Artotel TS Suites.
Sejumlah perguruan silat yang tergabung dalam IPSI Jawa Timur turut hadir dalam forum tersebut.
Lintas Perguruan Hadir, Soliditas Ditekankan
Silaturahmi ini dihadiri Ketua Perwapus SH Terate Jawa Timur Kangmas Gatot Hariyanto, S.H., bersama tokoh-tokoh pencak silat dari berbagai perguruan.
Perwakilan dari Tapak Suci, Perisai Diri, IKS PI Kera Sakti, Merpati Putih, Asad, Pagar Nusa, hingga unsur Pencak Silat Militer terlihat ikut ambil bagian dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, hadir pula Anggota Dewan Pusat SH Terate Kangmas Hendri Sugeng serta Ketua Cabang PSHT Surabaya Kangmas Sudamiran.
Kehadiran lintas perguruan ini mempertegas komitmen bersama dalam menjaga hubungan harmonis antarorganisasi pencak silat di Jawa Timur.
Dorong Kolaborasi dan Prestasi
Dalam sambutannya, Ketua Perwapus SH Terate Jawa Timur Kangmas Gatot Hariyanto, S.H. menekankan pentingnya sinergi antarpesilat.
“Silaturahmi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat persaudaraan, mempererat komunikasi, dan membangun sinergi antarpesilat di Jawa Timur. Kami berharap kebersamaan ini dapat menjadi energi positif untuk mendukung kemajuan pencak silat dan memberikan penguatan kepada PSHT Pusat Madiun,” ujar Kangmas Gatot Hariyanto, S.H.
Menurutnya, kolaborasi yang terbangun akan menjadi fondasi dalam meningkatkan prestasi sekaligus menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat.
IPSI Jatim Soroti Pentingnya Guyub Rukun
Wakil Ketua IPSI Pengprov Jawa Timur sekaligus Ketua Perisai Diri Jawa Timur, Bapak Karyono, turut memberikan pandangan terkait pentingnya kebersamaan.
Ia menilai hubungan yang harmonis antarperguruan akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas masing-masing organisasi.
Menurut Bapak Karyono, semangat guyub rukun perlu terus dijaga agar pencak silat mampu tampil sebagai cabang olahraga yang berprestasi sekaligus berkarakter.
Target Jatim Kembali Jadi Barometer
Dalam forum tersebut, pencak silat Jawa Timur didorong untuk kembali menjadi tolok ukur prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Penguatan hubungan antarperguruan dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan prestasi sekaligus memperkuat identitas pencak silat sebagai warisan budaya.
Melalui kegiatan ini, hubungan antarorganisasi diharapkan semakin solid, baik di tingkat pengurus maupun pesilat, dalam bingkai persaudaraan yang kuat. (Departemen Humas SH Terate)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0