Mediasi Dua Kubu PSHT Di Tanjab Timur, Kesbangpol Himbau Semua Bijak Dalam Menunggu Proses Hukum

Audiensi terkait keberadaan organisasi PSHT di Tanjung Jabung Timur berakhir tanpa kesepakatan, namun suasana tetap kondusif

Apr 25, 2026 - 12:04
 0
Mediasi Dua Kubu PSHT Di Tanjab Timur, Kesbangpol Himbau Semua Bijak Dalam Menunggu Proses Hukum
Kesbangpol Tanjung Jabung Timur fasilitasi pertemuan dua kubu SH Terate, membahas isu badan hukum dan pengakuan PB IPSI.

Tanjung Jabung Timur – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur memfasilitasi audiensi terkait keberadaan organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Jumat (25/4/2026).

Audiensi yang digelar di kantor Kesbangpol itu mempertemukan dua kubu, yakni pihak SH Terate yang diwakili Muhamad Toupik dan PSHT Pusat Madiun yang dipimpin Moerdjoko HW.

Pertemuan tersebut dimediasi langsung oleh Kepala Kesbangpol Tanjung Jabung Timur, Zekky Zulkarnaen, serta dihadiri unsur kepolisian, TNI, perwakilan pemerintah daerah, dan KONI.

Dalam audiensi, kedua belah pihak membahas sejumlah isu terkait organisasi SH Terate, terutama menyangkut terbitnya badan hukum (BH) serta pengakuan dari PB IPSI.

Perdebatan sempat terjadi karena masing-masing pihak menyampaikan pandangan dan klaimnya. Namun hingga akhir pertemuan, belum tercapai kesepakatan atau titik temu.

Kesbangpol menegaskan bahwa persoalan hukum yang masih berproses agar disikapi dengan bijak oleh semua pihak.

“Silakan mengikuti proses hukum yang berjalan. Yang terpenting adalah menjaga hubungan baik dan kondusivitas di masyarakat,” ujar Zekky dalam forum tersebut.

Pihak kepolisian yang hadir juga mengapresiasi pelaksanaan audiensi sebagai langkah menjaga stabilitas daerah. Aparat berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan tetap menjaga ketertiban.

Sementara itu, Ketua KONI Tanjung Jabung Timur, Rustam, menegaskan bahwa dalam pembinaan olahraga, khususnya pencak silat, pihaknya tidak akan berpihak pada kelompok tertentu.

“Semua atlet adalah putra-putri daerah. Kami tidak membeda-bedakan dalam pembinaan,” tegasnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana kondusif meski diwarnai perbedaan pandangan. Pemerintah daerah berharap komunikasi antar pihak tetap terjaga demi menjaga ketentraman masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0